Carat (Karat)
Carat adalah satuan berat berlian, di mana 1 karat setara dengan 0,2 gram. HRD menggunakan alat ukur presisi tinggi hingga dua desimal, sehingga perbedaan kecil dalam berat bisa memengaruhi harga secara signifikan.
Namun, penting untuk diketahui bahwa berat karat tidak selalu identik dengan ukuran visual. Dua berlian dengan berat sama bisa terlihat berbeda tergantung pada kualitas potongannya. Oleh karena itu, ketika menilai berlian, carat harus dipertimbangkan bersama dengan aspek lain seperti cut dan clarity.
Color (Warna)
Warna berlian dinilai berdasarkan tingkat kejernihan dari tak berwarna (colorless) hingga kuning/cokelat muda. HRD menggunakan skala D hingga Z, sama seperti GIA:
- D–F: Tak berwarna (colorless), sangat langka dan bernilai tinggi.
-
G–J: Hampir tak berwarna (near colorless), masih terlihat putih dengan harga lebih terjangkau.
-
K–M: Sedikit berwarna (faint).
-
N–R: Sangat berwarna terang (very light).
-
S–Z: Warna jelas terlihat (light).
Berlian dengan tingkat warna tinggi (D–F) sangat diminati karena memantulkan cahaya dengan sempurna, menghasilkan kilau yang elegan.
Clarity (Kejernihan)
Kejernihan berlian ditentukan berdasarkan jumlah dan posisi inklusi (cacat dalam) maupun blemish (cacat luar). HRD membaginya menjadi beberapa tingkat:
- LC (Loupe Clean): Bebas inklusi pada pembesaran 10x.
-
VVS1–VVS2: Inklusi sangat sangat kecil, hampir tidak terlihat.
-
VS1–VS2: Inklusi kecil, sulit dilihat.
-
SI1–SI2: Inklusi kecil, dapat dilihat dengan kaca pembesar.
-
P1–P3 (Piqué): Inklusi terlihat jelas dengan mata telanjang, dapat memengaruhi kilau dan kekuatan.
Semakin sedikit inklusi, semakin tinggi nilai berlian. Namun, untuk konsumen, seringkali berlian dengan kualitas VS atau SI menawarkan keseimbangan antara estetika dan harga.
Cut (Potongan)
Potongan adalah faktor paling penting dalam menentukan keindahan berlian. HRD menilai potongan berdasarkan proporsi, simetri, dan kilapan (polish):
- Excellent
-
Very Good
-
Good
-
Fair
-
Poor
Berlian dengan potongan Excellent akan memantulkan cahaya secara optimal, menghasilkan kilau (brilliance) dan warna pelangi (fire) yang menawan. Potongan yang buruk bisa membuat berlian tampak kusam meskipun memiliki carat besar atau warna tinggi.